...
no tags
Maria Cicilia Galuh
18 November 2017

Jakarta, GoHitz.com - Saat ini banyak orang, terutama anak muda memiliki media sosial. Baik itu Twitter, Facebook, Instagram, Path dan lain sebagainya. Memiliki media sosial memang menyenangkan. Sobat GoHitz bisa menambah teman, berinteraksi dengan kawan-kawan lama, memperoleh informasi baru, berbagi keseruan, hingga bisa mengetahui apa yang sedang viral saat ini. 

Tapi Sobat GoHitz juga perlu berhati-hati, sebab media sosial juga rawan untuk dibajak oleh orang-orang tak bertanggung jawab. Bila akun media sosial sudah kena bajak, hal itu tentu sangat merugikan. Orang yang membajak akun media sosial Sobat GoHitz bisa melakukan tindak kriminal seperti penipuan atau pemerasan dengan mengatasnamakan dirimu. 

Nah maka dari itu, Sobat GoHitz perlu melakukan proteksi agar akun media sosial kamu tidak mudah dibajak. Seperti apa proteksi-proteksi yang harus dilakukan? Simak ulasan GoHitz yang dirangkum dari berbagai sumber berikut ini. 

1. Mengganti password secara berkala

Mengganti password secara berkala merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi terjadinya pembajakan pada akun media sosialmu. Biasanya, password diganti paling tidak dua atau tiga bulan sekali. 

2. Gunakan password kombinasi huruf dan angka

Password dengan kombinasi huruf dan angka akan menyulitkan hacker atau pembajak untuk menebak password yang Sobat GoHitz gunakan. Sebaiknya password terdiri dari 10 karakter atau lebih. Jangan sekali-kali menggunakan password yang mudah ditebak seperti nama atau tanggal lahir. 

3. Jangan asal mengklik link 

Salah satu cara hacker untuk membajak akun media sosial adalah dengan metode phising. Salah satu caranya adalah dengan mengirimkan link halaman website palsu yang tampilannya benar-benar mirip. Misalnya Sobat GoHitz ingin masuk ke Facebook.com, tapi ternyata link yang diklik adalah facebbok.com. Facebbok.com ini memiliki tampilan yang mirip dengan facebook.com. Nah, bila Sobat GoHitz memasukkan nama ID dan password pada web palsu tersebut, maka secara otomatis data sudah berpindah tengan kepada si hacker. Jadi sebelum mengklik sebuah link, pastikan dahulu link tersebut memang aman untuk diklik dan berasal dari website yang terpercaya.

4. Manfaatkan fitur verifikasi

Beberapa media sosial saat ini sudah dilengkapi oleh fitur verifikasi dua langkah. Bila Sobat GoHitz menggunakan fitur ini, maka akun media sosialmu akan lebih sulit untuk dibajak. Sebab Sobat GoHitz tidak hanya membutuhkan nama ID dan password untuk bisa login ke akun media sosial, tapi juga harus memasukkan kode verifikasi yang dikirimkan melalui handphone

5. Hapus cache browser

Nah, apabila Sobat GoHitz mengakses akun media sosial menggunakan komputer atau perangkat yang bisa digunakan oleh orang lain, sebaiknya hapus cache browser. Hal tersebut agar pengguna setelahmu tidak tahu situs-situs apa saja yang dikunjungi. Sebab banyak hacker yang memanfaatkan cache browser untuk melakukan sebuah tindakan pembajakan. 

 

Teks : Fathur Rochman
Editor : Maria Cicilia Galuh
Foto : mramcenter.com

 

Baca Juga




Baca Juga

17 Live Indonesai, Aplikasi Live Streaming Paling Halal
14 12 2017
Gambreng Games, Studio Game Lokal Yang Sukses Di Kancah Internasional
11 12 2017
Kemeninfo Imbau Agar Pembuat Startup Segera Registrasi PSE
11 12 2017
Mau Jadi Developer Aplikasi Yang Sukses? Simak Tip Berikut Ini!
9 12 2017