...
no tags
Anggarini Paramita
14 November 2017

Jakarta, GoHitz.com – Angka Kematian Bayi (AKB) itu menjadi indikator kesehatan sebuah negara. Sayangnya, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa Indonesia menempati urutan kelima sebagai negara dengan jumlah bayi prematur terbanyak di dunia dan kelahiran prematur diidentifikasikan sebagai penyumbang terbesar AKB. Bahkan, data Biro Pusat Statistik 2016 merilis bahwa AKB mencapai 25 kematian setiap 1.000 bayi lahir.

Menurut DR. dr. Rinawati Rohsiswatmo Sp.A (K), bayi prematur itu lahir dengan kehamilan kurang dari 37 minggu. “Penyebab kejadian prematur ini adalah preeklamsia, di mana kondisi plasenta kekurangan oksigen padahal plasenta ini penyambung hidup antara ibu dan bayi, mengalami hipertensi atau tekanan darah mencapai 200/110, air ketuban sedikit, gizi buruk, dan pernikahan dini akibat hormonal yang kurang siap,” sebut Staf Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo saat berbincang dalam acara Giraffe Carestation dari GE di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa (14/11).

Ia menjelaskan bahwa bayi prematur harus dirawat benar-benar. Sebab, kurang tepat dalam perawatannya menyebabkan risiko kesehatan di awal kehidupan bayi tersebut. “Bayi-bayi prematur itu mesti mendapatkan sarana yang lengkap dan teknologi yang canggih dalam perawatan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) hingga bayi memenuhi kriteria yang ditentukan medis. Sebab, mereka berisiko terkena paparan kuman dari sekitarnya. Jadi, inkubator pun mesti diperhatikan kebersihannya dan sterilnya,” tandas dr. Rina.

Dalam penyediaan inkubator sebagai pendukung kelangsungan hidup bayi prematur yang memberikan kehangatan, kelembapan, dan oksigen dengan lingkungan yang steril, General Electric Indonesia merilis Fasilitas premium GE Healthcare untuk inkubator dan inkubator hybrid beserta penghangat ini memiliki sejumlah fitur yang telah disempurnakan dari teknologi sebelumnya yang mampu meningkatkan proses perawatan bayi agar dapat organ tubuhnya dapat tumbuh normal dan sehat.

“GE Healthcare Indonesia terus mengupayakan ketersediaan fasilitas perawatan kami menjangkau lebih banyak lagi wilayah di Indonesia demi memenuhi kebutuhan layanan intensif bagi bayi yang lahir prematur agar mereka dapat segera stabil dan tumbuh menjadi anak yang sehat,” tandas Nilesh Shah, General Manager of Clinical Care Solutions, GE Healthcare Africa, India and Southeast Asia.

Nilesh mengatakan bahwa peralatan itu sudah tersedia di beberapa RSUD di sejumlah provinsi seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bangka Belitung, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

Teks & Foto : Paramita
     
     

 

Baca Juga




Baca Juga

5 Aplikasi Pesan Instan Yang Dulu Hitz Banget!
19 11 2017
Lakukan Hal Ini Biar Akun Media Sosial Gak Kena Bajak
18 11 2017
Arab Saudi Berikan Kewarganegaraan kepada Robot
30 10 2017
Dua Smartphone Baru Asus Tawarkan Pengalaman Selfie Terbaik
26 10 2017