no tags
Fathur Rochman
23 November 2017

Jakarta, GoHitz.com - Para finalis Putra Putri Batik Nusantara 2017 terus melakukan berbagai kegiatan jelang malam pemilihan yang akan berlangsung pada Sabtu (25/11) di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta. Salah satunya adalah dengan melakukan kunjungan ke Museum Tekstil (Batik), Jakarta. 

Dalam kegiatannya di Museum yang terletak di Jalan K.S. Tubun No.4, Tanah Abang, Jakarta Barat ini, para finalis diajak untuk mengenal lebih jauh dan menambah wawasan tentang kekayaan dan pesona kain yang ada di Indonesia, termasuk kain batik. 

"Kenapa kita pergi ke Museum Tekstil? supaya para finalis bisa belajar mengenai filosofi-filosofi dari kain tersebut. Lalu mereka juga diajarkan bagaimana caranya membatik, seperti apa susahnya membatik, membatik itu harus sabar, seperti itu," ucap Humas Ikatan Pecinta Batik Nusantara, Elmasda Saputra, saat berbincang dengan GoHitz disela-sela acara tersebut, Kamis (23/11). 

Kegiatan diawali dengan workshop membatik, di mana para finalis Putra Putri Batik Nusantara 2017 diajak untuk belajar dan mengetahui bagaimana proses dalam membatik, mulai dari tahapan mencanting hingga proses pewarnaan. 

Setelah itu, ke-28 finalis yang terdiri dari 14 finalis putra dan 14 finalis putri ini melakukan tur berkeliling Museum Tekstil. Mereka melihat berbagai koleksi kain tenun dan juga kain batik. Selain itu, para finalis juga bisa melihat secara langsung bagaimana proses pembuatan kain-kain tersebut. 

Selama tur keliling museum ini, para finalis didampingi oleh Pak Dimas, seorang instruktur yang menjelaskan panjang lebar mengenai kain tenun dan kain batik, mulai dari asal kain tersebut, proses pengerjaannya, motif yang digunakan, hingga filosofi yang terkandung dalam kain tersebut. 

Usai mengikuti kegiatan workshop dan tur keliling museum, para finalis mengaku puas dan sangat senang. Risyad Salman, finalis asal Sumatera Utara mengatakan dirinya menjadi semakin sadar bahwa Indonesia memiliki kekayaan yang sangat besar, terutama di bidang tekstil.

"Ilmu yang didapatkan adalah bahwa Indonesia mempunyai kekayaan alam yang sangat banyak. Ada yang batik, tenun dan semua indah sekali. Kita sebagai anak muda seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai budaya dan melestarikannya," ucap Risyad. 

Senada dengan Risyad, Tita Oxa, finalis yang berasal dari Jawa Timur mengatakan berkat kunjungan ke Museum Tekstil ini, dirinya bisa menambah wawasan tentang kekayaan kain di Indonesia, terutama mengenai kain tenun dan juga kain batik. 

"Ini sangat luar biasa sekali. Saya mendapat banyak ilmu, saya dapat mengetahui bagaimana cara membatik yang baik dan lain sebagainya. Setelah itu, kita diajak ke melihat koleksi tenun. Kain tenun itu luar biasa sekali di Indonesia. Kita juga ke galeri batik, ternyata di Indonesia banyak kain batik yang luar biasa indahnya, dan filosofi di dalam semua itu harus diketahui oleh kita generasi muda," ucap Tita. 

GoHitz pun berkesempatan untuk mendokumentasikan kegiatan para finalis Putra Putri Batik Nusantara 2017 saat berkunjung ke Museum Tekstil, Jakarta. Mau tahu seperti apa keseruan mereka? Simak foto-fotonya berikut ini yuk!

 

Teks : Fathur Rochman
Editor : Maria Cicilia Galuh
Foto : Kahfie Kamaru

 

Baca Juga




Baca Juga

Paradoks Fesyen Terangkum dalam Pameran Seni Kontemporer “ArtXFashion”
27 11 2017
Grup Angklung IIP BUMN Tampil Memukau Di Angklung Day 2017
19 11 2017
Prisia Nasution Belajar Teater Dari Sang Suami
16 11 2017
Asyik.. Indonesia Menari 2017 Sekarang Hadir Di Tiga Kota!
6 11 2017