no tags
Yogi Rachman
15 September 2017
Jakarta, GoHitz.com - Teater Abang None kembali mempersembahkan pertunjukan terbarunya. Kali ini, mengangkat seniman legenda Benyamin Sueb. Kisah hidup dari seniman Betawi tersebut disuguhkan dengan konsep konser teatrikal yang menggandeng Agus Noor sebagai sutradara.
 
Pertunjukan bertajuk "Babe, Muka Kampung Rejeki Kota" ini sendiri terinspirasi dari buku biografi Benyamin Sueb karya Ludhy Cahyana dan Muhlis Suhaeri dengan judul "Muka Kampung Rejeki Kota". Perjalanan hidup Benyamin Sueb sejak kecil hingga wafat ditampilkan dalam 5 sketsa pertunjukan.
 
Beberapa poin penting dalam kehidupan Benyamin Sueb ditampilkan. Mulai dari kehidupan masa kecilnya yang diceritakan sebagai bocah lelaki periang. Berlanjut ke masa remaja yang penuh warna. Sama seperti remaja pada umumnya, Benyamin muda juga mengalami masa-masa indah berpacaran. Pacar pertama Benyamin bernama Noni yang kemudian menjadi istrinya.
 
Pada sketsa berikutnya diceritakan awal karir Benyamin Sueb di dunia hiburan saat tergabung dalam sebuah grup musik bernama Melodi Ria. Pelan tapi pasti, karir Benyamin terus meroket hingga meraih popularitas. Dirinya juga dapat tawaran bermain film. Sampai akhirnya Benyamin Sueb dipertemukan dengan Ida Royani sebagai rekan duet yang saat itu sangat populer.
 
Kehidupan Benyamin Sueb tidak selamanya berjalan mulus. Dia juga pernah mengalami keterpurukan. Seperti ketika kehidupan rumah tangganya dengan Noni harus berujung pada perceraian. Namun Benyamin berusaha bangkit dari keterpurukan dengan terus berkarya demi keluarganya.
 
Hingga pada sketsa terakhir yang menampilkan salah satu momen penting dalam hidup Benyamin, ketika membintangi sinetron Si Doel Anak Sekolahan yang sukses di tv sampai akhir hayatnya. Sebanyak kurang lebih 30 lagu yang pernah populer mengiringi perjalanan hidup Benyamin Sueb dibawakan di atas panggung.
 
Ifa Fachir yang bertindak sebagai penata musik mengaransemen ulang lagu-lagu tersebut dengan memadukan orkestra dan gambang kromong. Dua lagu baru berjudul "Muka Kampung Rejeki Kota" dan "Karya Untukmu" juga diciptakan khusus untuk pertunjukan ini.
 
Secara keseluruhan konser teatrikal "Babe, Muka Kampung Rejeki Kota" begitu menarik disaksikan dari awal hingga akhir. Ini juga pertama kalinya ada sebuah pementasan yang mengungkapkan kisah hidup Benyamin Sueb. Konsep musikal yang dipilih juga sangat tepat untuk merangkum perjalanan Benyamin Sueb yang memang tidak bisa dipisahkan dari seni musik.
 
Penonton pun dibawa bernostalgia serta lebih mudah mencerna warna-warni kehidupan Benyamin Sueb. Para pemain Teater Abang None yang kebanyakan memiliki latar belakang pekerja kantoran ini ternyata mampu menjalani tugasnya dengan baik di atas panggung. 
 
Apresiasi juga patut diberikan kepada Indra Bekti dan Astry Ovie yang bertugas sebagai "Jantuk" atau pembaca cerita pada pertunjukan "Babe, Muka Kampung Rejeki Kota". Kekonyolan serta kelucuan yang ditampilkan keduanya di atas panggung menjadi hiburan yang mampu memancing gelak tawa penonton sehingga jalannya pertunjukan tidak membosankan.
 
Konser teatrikal "Babe, Muka Kampung Rejeki Kota" diselenggarakan pada tanggal 15 - 16 September 2017 di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
 
Teks : Yogi Rachman
Editor : Paramita
Foto : Chairul Rohman

 


Baca Juga

Kerajinan Batu Alam yang Mempesona di Telkom Craft Indonesia
18 10 2017
Celoteh Kak Ria Enes dan Suzan Tentang Nusantara
16 10 2017
Band Vintage Indonesia Ini Siap Menggebrak Eropa
4 10 2017
4 Artefak Kebanggaan Indonesia Ini Akan Dipamerkan di Eropa
4 10 2017
Pentas Wayang Jurnalis Tampilkan Kisah Berdirinya Kerajaan Pandawa
2 10 2017