...
no tags
Anggarini Paramita
13 September 2017

Jakarta, GoHitz.com – Guna mendukung program Nawacita yang didengungkan Kabinet Kerja yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, PT Kalbe Farma Tbk menggandeng Genexine Inc untuk melakukan riset pengembangan obat biologi inovatif di Indonesia di bawah bendera perusahaan PT Kalbe Genexine Biologics (KGBio). Salah satu bentuk kerjasama tersebut diwujudkan dalam pendirian pabrik obat, termasuk penyediaan bahan baku obat biologi, di kawasan Delta Silikon 3, Cikarang, Jawa Barat.

Pembangunan pabrik obat dan bahan bakunya ini dianggap sejalan dengan Instruksi Presiden RI nomor 6 tahun 2016 dan PerMenKes RI nomor 17tahun 2017 yang terdapat dalam Paket Ekonomi Kebijakan XI. “Kerjasama dengan Genexine Inc dan pembangunan pabrik obat biologi serta bahan bakunya ini merupakan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesehatan bagi masyarakat dan mendukung program pemerintah, utamanya mencapai kemandirian Industri Farmasi dan Alat Kesehatan di tahun 2025 mendatang,” ujar Vidjongtius, Presiden Direktur PT Kalbe Farma Tbk di Jakarta.

Vidjongtius menjelaskan, pembangunan pabrik bahan baku obat biologi ini akan mengurangi impor bahan baku secara signifikan. “Selama ini, untuk memproduksi obat-obatan, 90 persen bahan baku diimpor dari luar negeri. Sehingga, dengan dibangunnya pabrik bahan baku obat biologi, jumlah bahan baku obat  yang diimpor dapat dikurangi sehingga menghemat devisa negara,” jelasnya.

Sie Djohan, Direktur PT Kalbe Farma Tbk, menambahkan, pabrik yang dibangun PT Kalbio Global Medika (KGM) tersebut memiliki keunggulan fasilitas teknologi terkini dan berstandar internasional, sistem jaminan kualitas, serta ramah lingkungan. “Pada tahap awal, PT KGM memiliki 130 orang karyawan tamatan strata 1 dan 2 dari jurusan farmasi, kimia dan biotek yang akan dididik selama satu tahun yang dibiayai perusahaan. Berikutnya, kami akan merekrut 30 orang lagi; dan saat ini, kami sudah memiliki program pelatihan untuk proses produksi obat biologi,” paparnya.

Ia melanjutkan, melalui kerjasama ini, KGBio mendukung pemerintah dalam melakukan  penguasaan teknologi melalui alih teknologi dari pihak Genexine pada tahap clinical trial pada pasien hingga proses produksi, yang akan dilakukan KGM. “Selain melakukan riset pengembangan obat biologi inovatif terbaru yang dipatenkan, KGBio dan KGM akan memproduksi obat biologi yang diproduksi di Indonesia dan dipasarkan, baik di dalam maupun ke luar negeri,” papar Sie Djohan.

Saat ini, KGBio sedang mempersiapkan percobaan klinis pasien fase 3 untuk Erythropoietin (EPO), yaitu hormon yang dihasilkan ginjal untuk pembentukan sel-sel darah merah, dengan efek kerja yang panjang dibandingkan EPO yang ada sekarang. “Kehadiran PT Kalbio Global Medika dan PT Kalbe Genexine Biologics akan mendukung  penelitian dan pengembangan serta produksi obat biologi dalam negeri yang hasilnya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, dan sekaligus meningkatkan ekspor di ASEAN serta negara-negara lain seperti Taiwan, Australia, dan kawasan Timur Tengah,” tandas Sie Djohan.

Foto : Shutterstock
     
     

 

Baca Juga




Baca Juga

5 Fakta Unik Liga Bangsa-Bangsa, Pendahulunya PBB
16 01 2018
Teman Lahiran Bantu Ibu Rasakan Indahnya Proses Persalinan
16 01 2018
KPBMI akan Luncurkan Komik Cagar Budaya dan Museum
15 01 2018
Miss Internet Indonesia 2017 Berbagi Tip Kembangkan Diri dengan Internet
10 01 2018