...
no tags
Anggarini Paramita
7 May 2018

Jakarta, GoHitz.com – Saking fokus mengurus anak atau bekerja, kerapkali istri agak melupakan keberadaan suami. Kalau dibiarkan begitu saja, tentu akan memengaruhi hubungan istri dan suami. Termasuk pula pasangan juga yang terbiasa memegang gawai hampir 24 jam dapat merenggangkan hubungan pernikahan.

“Tren perceraian tahun ini semakin meningkat dengan angkanya sekitar 15 sampai 20 persen. Alasan perceraian nomor wahid, yakni ketidakharmonisa dalam hubungan rumah tangga,” terang psikolog Ajeng Raviando saat berbincang dalam acara “Istri Resik, Pernikahan Harmonis” di Restoran Seribu Rasa, Lotte Shopping Avenue, Senin (7/5).

Ajeng percaya bahwa ketidakharmonisan itu bisa ditangkal dengan menerapkan lima bahasa cinta dari penasihat pernikahan Gary Chapman.

“Ada orang yang mementingkan afirmasi (perilaku positif); ada yang mementingkan kebersamaan (waktu berkualitas); sebagian lain lebih menyukai hadiah; ada pula yang lebih senang bila pasangannya meladeni dan membantu; orang lain menyukai sentuhan dan belaian. Tiap orang memiliki bahasa cinta yang berbeda. Tugas kitalah untuk mencari tahu, mana bahasa cinta pasangan,” sebut psikolog cantik ini mengutip dari buku “The 5 Love Languange” karya Gary.

Ajeng mengingatkan bahwa menikah itu pada akhirnya memiliki tujuan untuk menjadi pasangan yang sehat, bahagia, dan bermakna hingga akhir hayat.

“Karena itu dibutuhkan kerja keras, tanggung jawab, kesabaran, keikhlasan, dan rasa syukur untuk membentuk perkawinan harmonis dan bahagia,” imbuh alumnus psikologi Universitas Indonesia ini.

Ajeng juga menyampaikan bahwa masih ada anggapan hubungan seks hanya sebagai rutinitas oleh sebagian perempuan.

“Ini berbahaya sekali, karena emotional bonding dengan pasangan sangat penting. Kita harusnya bisa meningkatkan gairah dan menjaga hubungan tidak hanya di awal pernikahan, tapi sepanjang usia,” tutur Ajeng.

Keharmonisan hubungan suami istri adalah tanggung jawab kedua pihak. Namun sebagai perempuan, sering kali kita tidak sadar personal hygiene bisa menjadi isu nomor satu yang menghambat hubungan intim.

“Menjaga kesehatan organ intim harusnya menjadi prioritas. Bila mengalami masalah misalnya keputihan, atau sedang haid, ungkapkanlah ke suami,” saran Ajeng. 

Teks : Paramita
Foto : Shutterstock
     

 

Baca Juga




Baca Juga

3 Spot Terbaik Untuk Menyaksikan Konvoi Pangeran Harry & Meghan Markle
19 05 2018
Yayasan Jantung Indonesia Ikut Semarakkan Asian Games 2018
15 05 2018
Pesona Ramadan Khas Indonesia Hadir di Mal Ini
14 05 2018
Pesona "Splendor of Ramadhan" di Grand Galaxy Park Mall
12 05 2018