...
no tags
Anggarini Paramita
4 January 2018
Jakarta, GoHitz.com - Menggeluti profesi sebagai perancang busana selama lebih kurang 8 tahun tak membuat seorang Nina Septiana berhenti untuk terus menggali potensi di dunia fesyen, khususnya busana untuk perempuan muslimah. 
 
Setelah memiliki dua label busana muslimah bernama Saniyya dan Sharia, pada 2016 lalu, Nina memutuskan untuk menghadirkan brand fashion terbaru miliknya bernama Nina Nugroho. Berbeda dengan dua label busana sebelumnya, brand Nina Nugroho lebih fokus terhadap rancangan busana kerja yang diperuntukkan khusus untuk para perempuan muslimah aktif.
 
Ada alasan tersendiri mengapa Nina memilih untuk menyasar kalangan perempuan muslimah aktif seperti para pekerja kantoran dan juga pengusaha. 
 
"Terkadang kalo pergi kemana saya masih melihat banyak wanita berhijab, wanita aktif muslimah yang cara pakaiannya masih aduh, sayang sekali, padahal kemana pun mereka pergi seharusnya mereka bisa jadi inspirasi untuk perempuan muslimah yang lain," ujar Nina saat berbincang dengan GoHitz di Wisma Antara, Jakarta.
 
Perempuan berlatar belakang pendidikan Komunikasi Massa ini melanjutkan,"Spirit-nya itu, Nina Nugroho bisa memberikan inspirasi kepada perempuan aktif muslimah. Jadi yang satu perempuan bisa menginspirasi yang lain dan terus seperti itu. Jadi semakin banyak perempuan muslimah yang berbusana baik, cantik, terlihat elegan, oke dan bisa menginspirasi."
 
Nina mengatakan bahwa brand fashion Nina Nugroho menawarkan konsep one stop solution, di mana para perempuan muslimah aktif bisa leluasa memperoleh berbagai busana, mulai dari dress, kemeja, celana, outer hingga jilbab dalam satu tempat. Lewat konsep ini, para perempuan muslimah aktif ini akan lebih mudah memadu padankan busana yang diinginkan. 
 
Brand fashion Nina Nugroho hadir dengan mengusung tema "casual office wear", di mana busana tersebut tidak hanya bisa dikenakan untuk kegiatan formal, tetapi juga cocok dipakai untuk hangout di luar aktivitas kerja. Menurut Nina, busana casual office wear ini sedang digandrungi oleh para perempuan muslimah aktif berusia antara 23 hingga 35 tahun. 
 
"Casual office wear ini jadi bisa dimodifikasi untuk keperluan acara casual dan juga ke kantor. Sekarang anak-anak muda jarang ke kantor pakai pakaian resmi-resmi gitu," ucap perempuan yang mengagumi karya-karya rancangan dari Chanel tersebut. 
 
Meskipun baru berjalan hampir 2 tahun, namun, bisnis busana Nina Septiana bisa dibilang berjalan sukses. Dalam sebulan, Nina bisa meraup omset hingga ratusan juta rupiah. Penjualannya pun tak hanya di dalam negeri saja. Tercatat negara-negara seperti Hongkong, Singapura, Jerman, Paris, dan Turki menjadi pelanggan setia rancangan karyanya. 
 
Tak hanya itu, label Nina  juga sudah berkibar di panggung fashion show dunia. Pada Juni 2016 lalu, Nina berkesempatan untuk tampil di ajang Turin Fashion Week di Italia. Berbagai kesan dan pengalaman berharga pun dia dapatkan selama mengikuti ajang tersebut. 
 
"Atensinya luar biasa terhadap fashion modest karena modest itu sesuatu yang baru buat mereka. Sebelumnya mereka memandang sebelah mata, kemudian kita masuk. Fesyen itu sebuah soft language untuk menyampaikan dunia Islam seperti apa dari sudut pandang fesyen. Di situ kita bisa perlihatkan pada dunia bahwa perempuan muslimah enggak melulu ada di rumah. Bahwa kita bisa berkarya, bisa perlihatkan pada dunia bahwa kita enggak kayak yang mereka lihat dan sedikit demi sedikit bisa merubah paradigma tentang muslim di dunia dan Islam pada khususnya," tuturnya.
 
Pada tahun 2018 ini, rencananya Nina akan kembali tampil di berbagai fashion show skala nasional dan juga internasional. "Tawarannya sebenarnya banyak, cuma kita konsisten di empat fashion show dalam negeri dan satu fashion show di luar negeri. Di dalam negeri itu ada Indonesia Fashion Week, Jakarta Fashion Food Festival dan Muslim Fashion Festival. Untuk luar negeri kita diundang ke Paris Fashion Week," tutupnya. 
 
Teks : Fathur Rochman
Editor : Paramita
Foto : Kahfie Kamaru

 

Baca Juga




Baca Juga

Ivan Gunawan Berhenti Rancang Kostum Untuk Kontes Kecantikan
15 12 2017
Prestasi Membanggakan Desainer Tuna Rungu Rafi Ridwan di Mercedez-Benz El Paso Fashion Week 2017
12 11 2017
Pakai Tali Rafia, Rinaldy A Yunardi Sabet 3 Piala Internasional
8 11 2017
Keren! Tas Etnik Ini Bisa Bertransformasi Jadi Beragam Bentuk
11 10 2017