...
no tags
Anggarini Paramita
7 November 2017

Jakarta, GoHitz.com – Wajahnya begitu akrab di pemirsa Asian Food Channel (AFC). Siapa lagi kalau bukan Chef Nik Michael Imran asal Malaysia dan Sarah Benjamin dari Singapura. Ya! Dua Sejoli sengaja datang ke Indonesia, khususnya Jakarta untuk mempersembahkan menu-menu karya mereka yang terangkum dalam tema “Cooking for Love”. 

Dua sejoli Chef Nik Michael Imran dan Sarah Benjamin menghadirkan Cooking for Love yang khusus ditampilkan di Asian Food Channel

Siang itu, bau harum dari tumisan dari mentega dan bawang putih menyeruak di ruangan Almond Zucchini Cooking Studio di kawasan Jakarta Selatan. Oh, ternyata Chef Nik tengah mendemokan makanan pembuka Vietnamese Prawn Spring Rolls.

Vietnamese Prawn Spring Rolls ini merupakan hasil karya Chef Nik yang sudah mengalami fusion

Semberi menumis, Chef Nik berpesan bahwa menumis bawang putih itu menjadi kunci kesuksesan rasa dari makanan. “Usahakan bawang putih tidak terlalu coklat, cukup kuning muda saja. Hanya keluar harum saja, tapi tidak terlalu matang. Ambil tengah-tengah antara saja, yakni tidak terlalu garing seperti masakan oriental, tapi sedikit condong ke western. Kalau terlalu matang, masakan akan terasa pahit,” ungkap Food Host and TV Presenter AFC saat mendemokan bumbu dasar Vietnamese Prawn Spring Rolls di Almond Zucchini Cooking Studio, Selasa (7/11).

Vietnamese Prawn Spring Rolls yang dibawakan Chef Nik ini merupakan resep dari Vietnam yang sudah di-fusion. “Saya tetap menghadirkan taste yang familiar khususnya bagi warga Vietnam, namun saya berikan sentuhan twist dengan menambahkan prune juice. Ada rasa Vietnam, tapi ada kejutan berbeda,” imbuh Chef yang memiliki darah Malaysia dan Australia ini.

Masih seputar bumbu dasar, Chef Nik setelah menumis bawang putih berwarna kuning muda, ia menambahkan prune juice, fish sauce, dan bumbu paprika. “Ada sedikit pedas karena masakan Vietnam itu antara manis, pedas, dan asam. Kemudian, masukkan udang dan usahakan udang tidak terlalu matang, tapi cukup kecoklatan di bagian luar. Suhu yang digunakan 55 hingga 58 derajat celcius agar tektur tidak alot,” terang Chef yang sejak usianya 15 tahun telah belajar memasak.

Setelah udang matang, tiriskan. Siapkan kulit spring rolls. “Kesalahan umum yang terjadi adalah merendam kulitnya terlalu lama di dalam air dan itu membuat kulit spring rolls menjadi lembek. Cukup bolak-balik sebentar saja,” ujar Chef Nik.

Kemudian, siapkan kulit spring rolls. Siapkan pula selada, daun mint, bihun, acar wortel dan timun, dan udang. Semua bahan isian dan gulung dalam kulit spring rolls.

“Bila buru-buru membuat acar, cukup rendam wortel dan timun ke dalam air gula dan cuka selama 20 menit atau rendam semalaman. Sehingga, acar itu akan terasa crispy dan asam sedikit,” tutur penulis buku “Philosophy of Malaysian ‘Kampong’ Cooking”.

Untuk sausnya, Chef Nik ini membuat saus yang otentik. “Ada saus ikan, jus lemon, gula, cabai, bawang putih, dan sedikit air,” katanya sembari menyajikan di atas piring saji.

Selanjut Chef Sarah mendemokan makanan utama yang berasal dari Thailand, Red Curry Beef on Crispy Rice Cakes.

Red Curry Beef on Crispy Rice Cakes benar-benar dihadirkan dengan penataaan sempurna dan cita rasa nan sempurna

TV Host dan Food Blogger AFC ini berkata bahwa masakan Thailand itu memiliki cita rasa yang manis, pedas, dan gurih.

Ia kemudian menumis bumbu kari merah, sereh, gula, garam, ketumbar, jinten, dan lengkuas. “Tidak pakai segar, tapi cabai kering. Tumis hingga matang hingga aroma harum itu muncul. Dan pastikan bahwa bawang merah itu bawang merah itu matang agar bumbu tidak terasa mentah. Lalu, tambahkan santan, gula jawa, saus ikan, dan daun jeruk, serta biarkan warnanya coklat kekuningan,” ujar Chef Sarah sembari mengingatkan agar api tidak terlalu besar.

Untuk Rice Cakes, gunakan beras sushi. “Setelah beras matang, aduk dengan campuran cuka jepang, gula, dan garam. Dalam nasi akan terasa asam dan mengilat. Penambahan cuka ini untuk menyeimbangkan rasa dari lauk yang minyaknya terlalu berat,” imbuh Chef yang lahir dan besar di Singapura ini.

Ketika membuat sushi ini, sambung Chef Sarah, nasi dibentuk kotak dan padat agar nantinya nasi tidak mudah pecah saat dimasak. Lalu, nasi tersebut dimasukkan ke dalam wajan panas berisi sedikit minyak supaya bagian luarnya garing. “Tiriskan nasi tersebut bila sudah berwarna kecoklatan di sisi luarnya. Kemudian, dioleskan dengan campuran kecap asin, fish sauce, dan gula. Sebaiknya oleskan campuran bumbu tersebut saat nasi itu matang kecokelatan dibanding belum matang supaya bumbu tidak terlalu menyerap,” ungkapnya.

Selanjutnya, membuat topping. “Sebaiknya pilih daging sapi bagian rib eye karena ada serat seperti marble, antara daging dan lemak dan cukup ditaburi garam laut saja. Masak daging selama 1-2 menit saja dan dibolak-balik hingga matangnya medium rare. Agar pewarnaan daging merata, tuangkan minyak panas dengan sendok ke bagian daging yang belum kecoklatan,” ujarnya seraya mengingatkan ketika daging matang itu dengan potongan diagonal.

Ya, itu baru dua lho dari dua menu yang disajikan oleh Chef Nik dan Sarah. Seru kan! Penasaran kan dengan menu-menu sedap lainnya, Sobat GoHitz bisa mengunduh di www.asianfoodchannel.com/en/lovetocook/cooking-for-love. Jangan lupa menyaksikan Cooking for Love musim ketiga setiap hari Rabu pukul 21.00 di AFC. 

Teks & Foto : Paramita
     
     

 

Baca Juga




Baca Juga

Ada 50 Jenis Kue Lezat Di Toko Ini!
24 11 2017
Nasi Rempah Khas Spanyol Kini Hadir Di Bali
18 11 2017
5 Jajanan Populer Khas Jepang
15 11 2017
5 Fakta Unik Bir Pletok
8 11 2017