...
no tags
Maria Cicilia Galuh
13 November 2017

Jakarta, GoHitz.com - Mengenalkan kain batik ke seluruh penjuru Indonesia, khususnya anak muda, bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan tekad yang kuat dan tulus, Sidney Amanda Ramandita menjalaninya tanpa kenal lelah.

Sejak terpilih sebagai Putri Batik 2011 dalam ajang Putra Putri Batik Nusantara, Sidney gencar mempromosikan wastra nusantara tersebut. Bahkan, dia sampai belajar batik ke pengrajinnya langsung agar lebih mengerti seluk-beluk batik.

"Di Putra Putri Batik Nusantara ini, tentu tugas utamanya adalah memperkenalkan batik kepada muda-mudi. Tapi makin ke sini, makin berkembang tugasnya, enggak cuma mengenalkan saja. Tapi, ada banyak ide fresh dan project yang kita buat untuk mengembangkan batik," papar Sidney saat berbincang dengan GoHitz di Jakarta.

Mengenalkan apa itu batik dan menceritakan asalnya dari mana, mungkin tidak terlalu sulit. Namun, mengajak masyarakat untuk meninggalkan penggunakan batik printing adalah tantangan tersendiri bagi gadis kelahiran 18 Februari 1992 ini.

"Namanya anak muda, uang jajan terbatas. Sementara harga batik, kalau di-compare dengan merk Zara pasti lebih milih yang branded," terang gadis yang juga pernah ikutan ajang Abang-None Jakarta itu.

Dia melanjutkan, "Masyarakat kan tahunya batik ada tiga, tulis, cap sama printing. Padahal, printing itu bukan batik. Karena murah, anak muda pilihnya beli printing. Padahal kalau beli printing, bisa mematikan usaha batik. Makanya, tugas kita adalah mensosialisasikan kenapa harga batik bisa seperti itu (mahal), karena kan ada proses pembuatannya."

Sidney sendiri sebenarnya bersyukur, karena tugasnya diringankan oleh para desainer. Sebab, sekarang ini banyak desainer yang mengolah kain batik menjadi sesuatu modern, chic dan edgy.

"Sekarang model-model batik banyak yang lebih fresh, young dan edgy. Banyak desainer yang membuat batik begitu bagus. Jadi sekarang batik enggak cuma dipakai untuk kondangan saja, tapi juga bisa untuk sehari-hari. Makanya, sudah banyak muda-mudi yang mau pakai batik," ucap dia.

Sidney mengaku akan terus mengenalkan batik kepada masyarakat. Sebab, rasa cintanya pada batik, sebesar kecintaannya pada budaya nusantara.

 

Editor : Maria Cicilia Galuh
Foto : Kahfie Kamaru
     

 

Baca Juga




Baca Juga

Mengenal Gati Wibawaningsih, Sosok Srikandi dalam Jajaran Dirjen Kemenperin
22 11 2017
Semangat Johnnie Sugiarto Harumkan nama Indonesia di Panggung Pariwisata Dunia
16 11 2017
Nora Bawazeir, Berbagi Kebahagiaan Lewat Lezatnya Gelato
13 11 2017
Mahasiswa Muda Ini Berhasil Membuat Perubahan di Kampusnya
13 11 2017