...
no tags
Maria Cicilia Galuh
13 November 2017

Jakarta, GoHitz.com - Berbagi kebahagiaan dengan orang lain bisa dilakukan melalui berbagai macam cara. Termasuk lewat satu scoop atau sendok es krim gelato. Seperti yang dilakukan oleh perempuan bernama Nora Bawazier ini. 

Lewat bisnis gelato yang dijalaninya, Nora berusaha menebarkan kebahagiaan, sebagaimana yang dia rasakan saat membuat, menjual, hingga menyajikan gelato miliknya kepada para pelanggan. 

Awalnya Nora tidak pernah berpikir untuk membuka bisnis gelato. Hasratnya baru muncul ketika salah seorang saudaranya menyajikan es krim gelato dalam sebuah acara pertemuan keluarga di daerah Cilacap. Saat mencicipinya, perempuan 41 tahun tersebut, langsung jatuh cinta dengan rasa gelato. Dari situlah Nora kemudian memutuskan untuk membawa resep gelato milik saudaranya itu ke Jakarta dan mulai mencoba untuk membuatnya. 

"Ada sepupuku yang kreatif sekali. Nah, pas terakhir pulang Lebaran ke Cilacap itu, dia buat gelato. Nah gelato ini, kan disukai dari mulai anak kecil sampai orang gede, mereka suka. Akhirnya saya bilang, mendingan gelato ini kita sebar kebahagiaannya ke banyak orang. Saya bilang gelatonya saya bawa ke Jakarta aja deh, di sana banyak orang yang butuh kebahagiaan," ujar Nora saat berbincang santai dengan GoHitz di kedai gelato miliknya bernama 'Mau Gelato' di jalan Johar No. 5A Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (10/11). 

Butuh waktu sekitar 2 bulan bagi Nora untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari mempelajari apa itu gelato, meracik resep gelato yang tepat, membuat konsep dalam berjualan hingga mencari pegawai yang nantinya akan membantu dirinya pada saat mulai menjalankan bisnis. 

Sampai akhirnya pada 5 September 2017, Nora secara resmi membuka kedai gelato miliknya dengan nama Mau Gelato. Ada makna tersendiri di balik penggunaan nama yang cukup unik tersebut.

"Mau gelato itu artinya ya mau. Ini sebuah pernyataan saya mau gelato, bukan singkatan atau apa," ucap Nora seraya tertawa.

Rasa gelato yang manis, dingin, dan lembut tentu dapat memberikan rasa bahagia dan gembira bagi siapa saja yang menyantapnya. Hal inilah yang ingin terus Nora sebarkan lewat sendok demi sendok gelato yang dia jual. Konsep kedai yang semi outdoor dengan suasana yang cozy juga menambah rasa happiness bagi para pengunjung. 

Meskipun baru berjalan dua bulan, namun Nora merasa tujuannya dalam mendirikan kedai gelato secara perlahan mulai terwujud. Banyak pengunjung yang menunjukkan rasa bahagia mereka tatkala berada di kedai miliknya. Senyum riang, canda tawa yang kadang diselimuti nuansa romantis mulai terlihat dari para pengunjung. Hal itu membuat Nora merasa sangat senang. 

"Ada pengunjung yang bawa anaknya yang masih kecil, lalu duduk di ayunan yang ada di kedai ini, sang bapak melihat dan memfoto anaknya sambil tersenyum mengingat masa-masa kecilnya dulu. Lalu para pekerja kantoran yang melepas lelah dan stres sambil berkumpul dan tertawa bersama teman-temannya di sini. Saya bisa men-create tempat bahagia di tempat saya sendiri," tutur Perempuan yang memiliki latar belakang di dunia finance tersebut. 

Kini, Nora mencoba untuk semakin melebarkan sayap bisnisnya. Beberapa hotel dan restoran di sekitar kedainya mulai mengajak bekerjasama. Bila kerjasama tersebut berjalan dengan lancar, harapan Nora untuk bisa berbagi kebahagiaan kepada lebih banyak orang akan semakin cepat terwujud.

"Sekarang kita sedang merencanakan untuk mendatangkan mesin yang bisa membantu kita dalam membuat gelato. Kalau itu sudah ada, kita bisa mulai untuk memenuhi tuntutan market," tutup putri dari mantan Menteri Keuangan RI periode Kabinet Pembangunan VII, Fuad Bawazier tersebut. 

 

Teks : Fathur Rochman
Editor : Maria Cicilia Galuh
Foto : Kahfie Kamaru

 

Baca Juga




Baca Juga

Mengenal Gati Wibawaningsih, Sosok Srikandi dalam Jajaran Dirjen Kemenperin
22 11 2017
Semangat Johnnie Sugiarto Harumkan nama Indonesia di Panggung Pariwisata Dunia
16 11 2017
Sidney Amanda Ramandita Tak Lelah Kenalkan Batik Ke Seluruh Indonesia
13 11 2017
Mahasiswa Muda Ini Berhasil Membuat Perubahan di Kampusnya
13 11 2017