no tags
Maria Cicilia Galuh
28 August 2017

Jakarta, GoHitz.com - Muda, cantik, sukses dan suka beramal adalah gambaran yang sangat tepat untuk Dita Soedarjo, seseorang yang baru berusia 25 tahun tapi sudah memegang bisnis yang besar. Tidak hanya itu, dia juga gemar melakukan kegiatan amal. Malah, Dita mengaku jika semua pekerjaan yang dilakukannya memang bertujuan untuk amal.

Dita adalah owner dari brand es krim yang sangat terkenal, Haagen-Dazs khusus untuk Indonesia. Semua Haagen-Dazs yang berada di Indonesia, dikontrol olehnya. Selain itu, Dita juga mengelola bisnis fashion online, Virgin Villains dan bulu mata, D'Licate yang berkolaborasi dengan para mantan tenaga kerja wanita (TKW) untuk pembuatannya.

Haagen-Dazs sendiri adalah nama yang besar, ditambah lagi dengan bisnis lainnya, pasti membuat Dita pusing. Apalagi, kebanyakan anak muda seusia-nya lebih memilih bersenang-senang ketimbang menjalani bisnis dan charity. Tapi, Dita punya pemikiran lain.

"Kalau ngurusinnya sendiri pusing sih, tapi kan aku ada tim juga. Tapi, kan kita melakukannya fun. Mumpung masih muda dan belum married, belum punya anak, jadi ya bisnis saja. Anak muda itu jangan takut gagal. Kayak teman-teman aku suka bilang, ngapain sih jualan online, kayak sist-sist (panggilan untuk penjual online). Aku sih cuek yang penting halal," ucap Dita saat berbincang dengan GoHitz di Jakarta.

Bagi Dita, apapun yang dilakukannya dalam hidup harus ada sesuatu yang diberikan untuk orang lain. Begitu pula dengan bisnis, ujung-ujungnya pasti akan lari ke komunitas amal yang didirikannya.

"Sebenarnya, aku sukanya charity saja sih. Tapi, kalau kita enggak kerja, enggak bisnis, duitnya dari mana? Setiap kerjaan aku, pasti ada charity-nya. Banyak sih yang bisa kita lakuin untuk charity, kayak ngajar, kita ajarin mereka gimana punya produk sendiri, jualnya di mana," ungkap Dita.

Penggemar es krim ini, menambahkan, "Bisnis kalau buat diri sendiri kan empty, kalau cuma charity doang juga duitnya dari mana. Aku ada sekolahin yayasan buat sekolahin mereka dari SD-SMA. Aku bikin program Dignity Woman, buat ngajarin mereka gimana caranya wawancara kerja, bikin produk supaya bisa dijual,  karena Jakarta kan main keras. Kita harus bisa berbuat yang berguna, yang bisa bermanfaat untuk orang lain."

Saat ini, Dita mengelola dua komunitas yakni Let's Share yang fokus untuk pendidikan anak SD-SMA serta kesehatan gratis. Lalu ada Dignity Woman yang fokus pada pemberdayaan perempuan agar bisa mandiri.

Gimana Sobat GoHitz, sangat menginspirasikan? Seperti yang dikatakan oleh Dita, melakukan kegiatan amal itu tidak hanya dengan uang tapi bisa hal lain. Kalau gitu, yuk kita mulai dari yang kecil-kecil dan lingkungan sekitar!

Foto : Kahfie Kamaru
Busana : Virgin Villains
Lokasi : Haagen-Dazs Pacific Place, Jakarta
Editor : Maria Cicilia Galuh

 


Baca Juga

Meena Kumari Adnani Meyakini Kekuatan Seorang Perempuan
12 09 2017
Mau Jadi Fotografer Handal? Ini Saran Arbain Rambey
26 08 2017
Wangsa Jelita, Produk Kecantikan Lokal Berbahan Natural
23 08 2017
Putri Amelia Zahraman : Bekerja Ikhlas Cara Ampuh Terhindar dari Stres
4 08 2017
Putri Amelia Zahraman Promosikan Sport Tourism di Indonesia
17 07 2017