Dibaca 6449 kali

No Images

no tags
Anggit Benardi
25 August 2016

Jakarta, GoHitz.com - Waktu baru saja menunjukkan pukul sembilan. Sinar matahari masih ramah walau kadang menyentil kecil dengan sengatnya. Bel istirahat pun berbunyi. Hari ini jam istirahat tak seperti hari biasa. "Hari ini kita merayakan hari kemerdekaan Indonesia," sambut sang Wakil Kepala Sekolah Jakarta Intercultural School (JIS), Nicholas Kent pada anak-anak didiknya. Ini juga kali pertama JIS mengadakan perayaan 17an.

Dalam sambutannya, Nicholas juga mengatakan sudah seharusnya para siswa JIS bangga tinggal di Indonesia dan mulai membiasakan diri dengan budaya-budaya lokal, khususnya bahasanya yang indah. Dan untuk itu, merayakan kemerdekaan Indonesia adalah salah satu kebanggaan untuk menjadi bagian dari bangsa Indonesia.

Bunyi gamelan pun membuka acara. Tangan-tangan kecil siswa-siswi sekolah dasar JIS dengan gemulai memainkan nada. Memang, selalu unik melihat akulturasi budaya, gamelan dimainkan anak-anak ekspatriat. Sampailah di nada terakhir, gemuruh kecil tepuk tangan memenuhi pagi. Saatnya lomba dimulai.

Ada lomba makan kerupuk, balap karung, balap bakiak, sendok kelereng dan tarik tambang. Serunya tak tertahan. Anak-anak sangat gembira dan antusias. Semua boleh ikut. Dari jenjang playgroup hingga sekolah dasar. Para pengajar pun tak mau ketinggalan, berlari-lari memberi semangat di terik pagi dengan tawa yang selalu mengembang.

Para siswa saling dukung mendukung, tak mau temannya jadi pecundang. Ini bukan kompetisi tapi itulah semangat tujuhbelasan, semangat perjuangan. Ah, ini kan juga dunia anak, dimana semua permainan selalu mengasyikan. Tak lupa di akhir acara, anak-anak Jakarta Intercultural School dengan semangat mengucapkan Selamat Hari Kemerdekaan bagi seluruh bangsa Indonesia.

Editor : Paramita
Foto : Anggit Benardi
     

 


Baca Juga

Sjully Darsono Hadirkan Total Look “Kasha”
20 10 2016
Sejenak Rasakan Suasana Prancis di Bistro Baron
27 08 2016
Ketika Jakarta Mendadak Sepi
8 07 2016
Berlarilah di Safari, Tempat Satwa Menari
9 05 2016
Kini, OMNI Hospital Hadir di Cikarang
29 04 2016