Dibaca 682 kali
...
no tags
Anggarini Paramita
11 October 2017

Jakarta, GoHitz.com – Era digital kini telah mengubah dunia. Ya, siapa pun dan kapan pun siap melakukan apa saja secara daring. Peluang digital ini rupanya ditangkap oleh industri Multi Level Marketing (MLM) K-Link dengan mendirikan digital store melalui http://www.k-net.co.id/.

Peralihan bisnis MLM dari konvesional ke digital ini tentu memerlukan sosialisasi dan pembelajaran. Salah satunya dengan cara mendatangkan salah satu narasumber ternama dari Co-Founder sekaligus Chief Finance Officer (CFO) E-commerce bukalapak.com Muhamad Fajrin Rasyid. E-commerce ini telah meraih sukses dengan mempertemukan penjual dan pembeli dengan omzet hingga miliaran rupiah.

“Perkembangan E-commerce yang sekarang ini booming itu belum ada apa-apanya. Diprediksi E-commerce dalam 10 tahun mendatang itu akan bertumbuh hingga 30 kali lipat,” tandas Fajrin saat berbincang di Seminar K-Link Solusi Hidupmu, Rabu (11/10).

Fajrin mengambil contoh bukalapak.com yang didirikan pada 2011. Saat ini siapa saja bisa berjualan di e-commerce tersebut, entah itu pengusaha atau perorangan, bahkan remaja. Bukalapak.com sebagai platform dengan 1,8 juta orang berjualan di e-commerce tersebut.

Ia menyebutkan bahwa ada tiga alasan penting mengapa bisnis online ini bertumbuh pesat. Pertama, network effect. Sebuah platform itu diikuti oleh banyak orang akan mendorong orang lain juga untuk tertarik untuk ikut serta juga. “Kedua, data. Semua bisa dilihat secara real time dan ini bisa menjadi pertimbangan dalam mengambil keputusan. Ketiga, Creative. Karena pesaing banyak, maka pebisnis harus kreatif,” imbuh Fajrin.

Presiden Direktur PT. K-LNK Indonesia Dato’ Dr. H. MD. Radzi Saleh mengakui bahwa bisnis MLM K-Link ini beradaptasi dengan kemajuan dan tuntutan masyarakat, yakni mengembangkan K-LINK secara online.

“K-LINK akan meluncurkan mobile apps agar format bisnis K-LINK dapat dinikmati oleh distributor dan masyarakat dengan format yang lebih mudah diakses. Sebagai bagian dari mengembangkan market produk K-LINK dan bisnis secara online, K-LINK senantiasa melakukan edukasi bagi distributor K-LINK dengan cara mengembangkan bisnis dan memasarkan produk secara online, seperti penetrasi pasar melalui media sosial. Edukasi ini dilakukan agar distributor K-LINK melihat bahwa share market untuk pemasaran produk K-LINK ini cukup besar dan termotivasi untuk menjangkau customer dengan memanfaatkan teknologi,” tandas Dato’ Radzi yang berharap dapat meningkatkan volume penjualan online untuk produk-produk K-LINK.

Teks & Foto : Paramita
     
     

 

Baca Juga




Baca Juga

Ingin Tahu Soal Perbankan Syariah? Datang ke iB Vaganza Syariah di Depok!
7 10 2017
Liza Natalia Jajal Peruntungan Bisnis Sate Taichan
5 10 2017
Melihat Geliat FinTEch Indonesia dan Potensinya
14 09 2017
Belanja Online Yang Halal dan Syariah? Di Sini Tempatnya!
6 09 2017