...
no tags
Maria Cicilia Galuh
25 November 2017

Jakarta, GoHitz.com - Apa jadinya bila setelah menikmati makanan yang lezat, tiba-tiba perut terasa sakit? Pasti tidak mengenakkan ya Sobat GoHitz. Bila hal itu terjadi, orang-orang mungkin menganggap tubuh kita sedang mengalami gangguan pencernaan. 

Gangguan pencernaan ini, bisa menyebabkan sakit perut, kembung dan perasaan kenyang atau 'begah' setelah kamu selesai mengonsumsi makanan yang tergolong berat. Ada beberapa alasan lainnya yang mungkin bisa menjadi penyebab perut terasa sakit setelah makan. 

Salah satu alasan utama yang bisa menyebabkan rasa sakit setelah makan adalah adanya kemungkinan kamu menderita gastroesophageal reflux disease atau disebut juga GERD. Hal ini bisa terjadi bila asam lambung mengiritasi lapisan kerongkongan. Hal ini bisa menimbulkan rasa sakit maag dan juga sakit pada bagian perut. 

Penyakit GERD dapat timbul bila Sobat GoHitz terbiasa makan secara berlebihan, atau bisa disebabkan karena kamu menyukai makanan pedas. Rasa pedas ini, bisa membuat asam lambung mengalir ke kerongkongan. Hal ini bisa membuat tubuh menjadi terasa tidak enak. 

Bila Sobat GoHitz merasa menderita penyakit GERD ini, sebaiknya mulai mencoba untuk mengurangi konsumsi makanan pedas, kafein dan juga alkohol. 

Hal lainnya yang bisa menjadi faktor penyebab munculnya rasa sakit setelah makan adalah kemungkinan Sobat GoHitz menderita irritable bowel syndrome (IBS). IBS adalah kelainan pada usus yang bisa menyebabkan rasa sakit pada perut, timbulnya gas, diare dan konstipasi . Hal ini bisa muncul dengan cara yang berbeda-beda. Jika perut kamu terus merasa sakit setelah makan, bisa jadi kamu sedang berjuang melawan timbulnya sembelit atau diare. 

Adanya penyakit celiac pada tubuh juga bisa menjadi penyebab timbulnya rasa sakit setelah makan. Penyakit celiac ini, merupakan reaksi kekebalan terhadap makanan yang mengandung gluten, yang bisa menyerang penderitanya dengan cara yang berbeda. Salah satunya adalah sakit perut yang terjadi setelah kamu makan makanan yang mengandung gluten. Perut kamu juga bisa sakit bila kamu memiliki intoleransi terhadap gluten yang ringan. 

Penyakit celiac ini membuat usus kecil seseorang bisa menjadi rusak. Beberapa orang mungkin akan mengalami reaksi fisik seperti diare atau mengeluarkan gas setelah makan makanan yang mengandung gluten. 

Alasan lainnya yang membuat perut sakit setelah makan adalah saat kamu menderita penyakit tukak lambung. Bila kamu merasakan rasa sakit setelah makan, dengan juga mengalami anemia, berat badan turun, dan muntah-muntah, itu bisa menjadi tanda kamu menderita penyakit tukak lambung. 

Masih banyak faktor lainnya yang bisa menjadi penyebab munculnya rasa sakit setelah makan. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, sangat disarankan bagi Sobat GoHitz untuk memeriksakan diri ke dokter.

 

Teks : Fathur Rochman
Editor : Maria Cicilia Galuh
Foto : inforprodassets
Sumber : Boldsky

 

Baca Juga




Baca Juga

Cuci Tangan Turunkan Risiko dari Paparan Kuman
15 12 2017
Setelah Melahirkan, Segera Pasang KB
15 12 2017
UHT, Susu nan Praktis dan Sehat
16 12 2017
Ada Selaput Putih di Amandel, Awas Difteri!
15 12 2017