Dibaca 550 kali
...
no tags
Anggarini Paramita
13 November 2017

Jakarta, GoHitz.com – Mengajarkan anak yang takut air mungkin bagi sebagian orang tua cukup sulit. Namun menurut psikolog anak dan remaja Adisti Fatimah Soegoto, M.Psi, Psikolog, BFRP hal itu bisa diatasi dengan pendekatan secara bertahap.

“Kalau ada kasus anak yang takut air, kita perlu cek apa yang membuat anak itu takut dengan air? apakah dia pernah mengalami trauma tenggelam? Atau dia tidak pernah berenang, namun menganggap air berbahaya karena orang tua atau keluarganya selalu menekankan bahwa air itu bahaya,” ujar psikolog yang disapa Adisti tersebut dalam wawancara di Jakarta.

Oleh karena itu, menurut Adisti, mengajarkan berenang kepada anak yang takut air harus dilakukan secara bertahap. Jangan dipaksakan dengan dimulai dari mengajak sang anak melihat teman-temannya berenang. Kemudian, duduk di tepi kolam, hingga akhirnya anak tersebut pelan-pelan merasa nyaman dan tertarik sehingga mau masuk kolam renang serta belajar berenang.

“Untuk anak-anak yang memiliki kasus trauma atau ketakutan tersendiri, kita tidak bisa memaksa mereka karena memaksa mereka hanya akan membenarkan ketakutan bahwa air memang bahaya dan pada akhirnya membuat anak tersebut makin membenci air. Jadi, pendekatannya harus bertahap,” tutur psikolog anak dan remaja tersebut kepada GoHitz.

Psikolog anak dan remaja Adisti membagikan kiat tersebut saat dirinya menjadi narasumber dalam seminar yang digelar Water Exercise Therapy (WET) Indonesia di restoran Kembang Kencur, Jakarta. Selain menggelar seminar, WET Indonesia juga menampilkan water dancing performance dalam rangka kegiatan Aquathon Dunia kelima pada tahun ini.

Teks : Suharsana Aji 
Editor : Paramita
Foto : brooklynswim

 

Baca Juga




Baca Juga

Pertahankan Kecantikan Alami Melalui Rasio Kecantikan Ini
10 08 2018
5 Manfaat Kesehatan Dalam Jus Seledri
9 08 2018
Jangan Anggap Sepele Pori-Pori Besar Pada Wajah
7 08 2018
Produk Ini Manfaatkan Arang Hitam Untuk Membersihkan Kulit
7 08 2018